Saturday, September 22, 2007

TerKaPai-KaPai


Kesuntukan masa
Kepenatan mencengkam jiwa
Namun masa
Enggan menungguku lagi
Aku ditinggalkan
Terkapai-kapai di sini
Keseorangan

Hari silih berganti
Aku kian terpenjara
Dek menunggu masa
Saat yang berdebar tiba

Debaran yang dirasai
Tidak dapat ku gambarkan
Degupan yang bergoncang
Ketegangan yang menyelubungi
Oh, tak sanggup lagi
Saat itu ku nanti

Berjayakah aku nanti?

Nur Amirah Saparman
Men 401

No comments: